Jumat, 06 Maret 2009

Waspadai gerakan Aliran sesat yang menyesatkan

Bismillaahirrahmanirrahim



Waspadai gerakan Aliran sesat yang menyesatkan

(Bila anda menjumpai kumpulan Jama’ah yang mencurigakan, Laporkan kepada yang berwajib)

DAFTAR ALIRAN DAN PAHAM SESAT MENURUT FATWA MUI

(MAJELIS ULAMA INDONESIA)

  • Al-Qiyadah Al-Islamiyyah
  • Baha’i
  • Inkaru Sunnah
  • Jaringan Islam Liberal (JIL)
  • Qur’an Suci
  • Salamulah Eden (Lia Eden)
  • Ahmadiyah
  • Gerakan Islam Jama’ah (GIJ)
  • Darul Hadist
  • Yapenas (YPID)
  • LEMKARI
  • LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia)

Rujuklah serta lihat buku Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, Oleh: Al-Ustadz Drs. H. Hartono bin Ahmad Jaiz, Terbitan: Pustaka Al-Kautsar, Jakarta

BAGI PENGIKUT ALIRAN-ALIRAN TERSEBUT, AGAR SEGERA BERTAUBAT, SEBELUM DATANG PENYESALAN ISLAM YANG BENAR (HAQ) HANYALAH YANG MENGIKUTI AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH, SESUAI DENGAN PEMAHAMAN PARA SALAFUSH ASH-SHALIH YAKNI SHAHABAT, TABI’IN DAN TABI’UT TABI’IN YANG MENDAPAT PETUNJUK.

Team Kajian Penegak Syari’at Islam, Tigaraksa-Tangerang, Banten

Motto kami: Hidupkan Sunnah Nabi & Rosululloh serta para Salafush Ash-Shalih, Hindari Fanatisme Golongan & Partai. Wujudkan Persatuan Umat Islam Serta Jauhilah 3 T Yakni: Taklid, Ta’ashub (Fanatisme Golongan/Partai), serta Taffaruq (Memecah belah Umat).

PENASEHAT:

Abu Faqih Abdul Wahab At-Teghaly

Ketua:

Abu Hanifah Muhammad Faishal alBantani

Wakil Ketua:

Muhammad Lukman As-Sundawy

Anggota:

Al-akh Ovry K Adrianto

Al-akh Ali Al-Makasary

Al-akh Sanusih

Al-akh Hidayatullah

Dakwah Kami:

  1. Kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan Pemahaman Rosululloh serta Salafush Ash-Shalih
  2. Tashfiyah yakni memurnikan ajaran Islam dari segala Noda Syirik, Bid’ah, Khurafat, serta gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak ajaran Islam.
  3. Tarbiyah yakni Pendidikan bagi kaum Muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni.
  4. Menghidupkan pola pikir membiasakan kebenaran, bukan membenarkan kebiasaan (tradisi).
  5. Mengajak kaum Muslimin untuk hidup Islami, sesuai dengan Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jama’ah.

(Mohon diperbanyak Artikel ini, Syukron)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar