Sabtu, 07 Maret 2009

Kemenangan Islam

هو الذي أرسل رسوله بالهدي ودين الحق ويظهره على الدين كله ولو كره المشركون

Dialah (Allah) Dzat Yang mengutus rasul-Nya dengan petunjuk dan dien yang benar (Islam), agar Ia menangkan dien tersebut atas agama-agama lain seluruhnya, meskipun orang-orang musyrik benci.

Ayat ini mengandung janji dari Allah SWT bahwa Islam yang merupakan dien (sistem, ideologi, way of live) yang benar kelak akan Allah menangkan atas seluruh agama, ideologi, dan sistem selainnya, meskipun orang-orang musyrik, orang-orang yang memeluk dien-dien jahiliyyah tersebut membenci hal itu.

Dalam hadits bahwa Rasulullah sas bersabda:

لََيَبْلُغَنَّ هَذَا الأَمْرُ مَا بَلَغَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ ولا يترك اللهُ بيتَ مدر ولا وبر إلا أدخله هذا الدينَ

Sungguh benar-benar perkara ini (Islam) akan sampai ke daerah yang mengalami malam dan siang dan Allah tidak membiarkan rumah kota maupun rumah desa kecuali akan Ia masukkan agama ini ke dalamnya.

Pengertian yang dapat diambil dari hadits ini adalah bahwa kekuasaan Islam kelak akan mencapai ke seluruh daerah yang mengalami malam dan siang di atas permukaan bumi ini, dan setiap rumah baik rumah kota maupun rumah desa pasti akan dimasuki agama ini. Hal ini menunjukkan bahwa Islam kelak tidak hanya menguasai sepertiga bumi sebagaimana yang ia alam di masa lalu, bahkan tidak pula cukup sebagian besarnya, tetapi kekuasaannya akan meliputi bumi ini seluruhnya. Tidak ada satu jengkal tanah pun di atas bumi ini kecuali pasti akan dikuasai Islam. Seluruh orang-orang kafir kelak, baik dari kalangan bangsa Barat maupun Timur akan berbondong-bondong memeluk agama ini, baik secara suka rela ataupun terpaksa pada permulaannya, kecuali jika mereka memilih mati terbunuh di tangan pasukan Islam, tentara Allah.

Bila kita lihat kenyataaan sekarang ini, seakan-akan janji Allah tersebut merupakan sesuatu yang mustahil akan terwujud. Sebagaimana yang kita saksikan, orang-orang kafir telah jauh mengungguli kaum muslimin dalam berbagai aspek. Mereka mampu membuat penemuan-penemuan yang sangat menakjubkan dalam bidang sains, menciptakan teknologi-teknologi super canggih, serta membuat persenjataan yang luar biasa kehebatannya. Sehingga, dengan adanya keunggulan-keunggulan yang mereka miliki, yang jauh lebih unggul daripada apa yang dimiliki Umat Islam, mereka berlomba-lomba menyantap Umat ini sebagaimana singa-singa lapar berlomba-lomba menyantap seekor domba.

Dan, yang lebih menyedihkan, ternyata kemunduran umat ini bukan hanya dalam bidang-bidang sains yang kini ditekuni orang-orang kafir, tetapi juga dalam bidang aqidah dan akhlak, dalam masalah agama mereka sendiri! Betapa banyak pemikiran-pemikiran yang jauh menyimpang dari Islam telah merasuk ke otak-otak kaum muslimin, yang mengkibatkan penyimpangan yang lebih banyak dalam perilaku-perilaku mereka. Penyimpangan-penyimpangan yang mereka lakukan ini bukan saja terbatas pada maksiat ‘biasa’ yang pelakunya belum dihukumi sebagai orang kafir, tetapi ternyata merembet kepada penyimpangan-penyimpangan yang justru merobohkan islam itu sendiri, menghancurkan pondasi islam, seperti pemikiran nasionalisme, demokrasi, sikap ridho dan berhukum kepada undang-undang jahiliyyah ciptaan manusia. Sehingga, dengan penyimpangan-penyimpangan ini, pelakunya dihukumi sebagai orang yang keluar dari Islam.

Lantas, adakah sesuatu yang dapat dibanggakan umat Islam saat ini? Islamkah? Padahal mereka telah megucilkannya dalam lembaran-lembaran kitab-kitab mereka, sementara dalam kenyataan mereka telah menyimpang jauh darinya.

Akankah setelah kenyataan ini, umat Islam akan meraih kemenangan?

Dengan keyakinan yang bulat, kita katakan: ya, apapun kenyataan yang terjadi saat ini. Sebab, janji Allah sama sekali tidak pernah tidak terwujud.

Memang wajar apabila banyak orang Islam sendiri tidak percaya bahwa Islam dapat meraih secuil kemenangan, apalagi kemenangan mutlak, bila dilihat dari kenyataan di atas. Tetapi, sangat tidak wajar, apabila setelah mengetahui janji Allah di atas, baik langsung dari kitab-Nya, Al-Qur’an maupun melalui Rasul-Nya, kita sebagai orang muslim tetap tidak percaya akan kembalinya kemenangan di tangan Islam…

Allah SWT berjanji bahwa Islam kelak akan keluar sebagai pemenang mutlak dan Dia pasti akan memenuhi janji-Nya. Allah SWT mempunyai proyek ‘kemenangan Islam’ dan Ia pasti akan menyempurnakannya sesuai kehendak-Nya, meskipun banyak orang tidak percaya, bahkan kendatipun manusia seluruh dunia berusaha menghalanginya. Allah adalah Dzat Yang Maha Kuasa.

والله غالب على أمره ولكن أكثر الناس لا يعلمون

والله غني عن العالمين

Namun, ada satu hakekat yang harus dipahami oleh setiap orang muslim. Hakekat itu adalah bahwa kemenangan itu hanya akan menjadi kenyataan melalui perjuangan orang-orang beriman, lewat usaha keras para hamba-Nya yang beriman dalam mewujudkannya. Kemenangan Islam bukan hadiah dari langit yang turun begitu saja. Bukan pula suatu keluar biasaan yang terjadi tanpa jerih payah manusia beriman. Bukan karena Allah lemah. Bukan pula karena Dia membutuhkan hamba-Nya. Tapi karena memang Allah berkehendak demikian dalam rangka menguji para hamba-Nya: mana di antara mereka yang bersabar, teguh, bertekat bulat dan terus maju ke depan dalam perjuangan ini dan mana di antara mereka yang patah arang, putus asa, lalu mundur ke belakang.

Allah adalah Dzat Yang Maha Kuasa dalam melakukan segala sesuatu. Dia tidak membutuhkan bantuan sedikitpun dari makhluk-Nya. Dia Maha Kuat dan Perkasa. Tapi, Ia berkehendak bahwa kemenangan Islam hanya akan terwujud melalui tangan orang-orang beriman yang berjuang keras, penuh ketabahan dan ketekunan dalam memenangkan Islam itu sendiri.

Artinya, meskipun kemenangan Islam pasti akan terwujud sesuai janji Allah, ia tetaplah sesuatu yang harus diusahakan dan diperjuangkan. Kemenangan Islam bukan sesuatu yang cukup ditunggu dengan berpangku tangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar