Jumat, 06 Maret 2009

Ini Baru Fatwa yang Bagus!!!

Ini Baru Fatwa yang Bagus!!!

Di Buat Oleh: Al-akh Muhammad Lukman al-Sundawy.

Di koreksi Oleh:

Abu Hanifah Muhammad Faishal alBantani al-Jawy.

Yayasan Islam Al-Qolam, Bekasi

“ Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini ialah jalan-ku yang lurus, maka ikutilah dia: dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang Demikian itu diperintahkan Alloh Tabarokta wa Ta’ala kepadamu agar kamu bertakwa “. (Terj.Q.S. Al-An’aam: 153).

Maksud ayat diatas yakni agar kita sebagai umat islam harus berpegang teguh kepada Jama’ah yang lurus atau yang dikenal dengan Ahlusunnah wal Jama’ah yang berpegang dengan metodelogi pemahaman para Salaful Ummah atau yang dikenal dengan para umat yang terbaik pada generasi umat islam yang pertama yaitu para Shahabat Rasulullah dari kalangan Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in yang di jamin masuk syurga karena mereka disebut sebagai Ath-Thoifah Al-Manshuroh (Orang yang mendapat perlindungan Alloh) serta Al-Firqhotun Najiah (Golongan yang selamat), maka ini dia anehnya kok ada saja manusia seperti si fulan yang mengatakan bahwasanya fatwa MUI itu “TOLOL dan KONYOL” bagaimana ini?, orang yang duduk di MUI itu orang yang jelas bukan sembarang tokoh serta fatwa yang dikeluarkan oleh MUI sudah bagus sekali karena merujuk dengan Pemahaman/Manhaj Salaful Ummah Ahlusunnah wal Jama’ah, Astaqfirullahal Azhim? Aneh sekali ya orang yang mengatakan perkataan kotor tersebut kepada MUI, apa mereka tidak punya adab Seorang Muslim sejati atau mereka itu bukan muslim?, aneh sekali ya wahai Saudaraku!.

Tapi semoga saja orang tersebut mendapat hidayah Alloh untuk kembali kepada Manhaj/Pemahaman para Salaful Ummah yang hakiki sebab si fulan tersebut anehnya lagi dia berstatus dulunya sebagai mahasiswa LIPIA, Jakarta yang berpaham Wahabi yakni pemahaman Al-allamah Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahab at-Tamimi yang disebut oleh orang sebagai Wahabi?, nah orang wahabi sendiri berpaham Ahlusunnah tapi kok berani sekali si fulan itu mengatakan taubat dari wahabi?. Aneh bukan wahai saudaraku.

Wahai saudaraku Inilah Fatwa MUI yang ditunding oleh pihak JIL (Jaringan Iblis Laknatullah) serta Paham dan Aliran sesat yang ada di Indonesia:

1). Aliran Ahmadiyah di luar Islam dan sesat menyesatkan.

2). Pluralisme agama dalam pandangan Islam. Pluralisme, Sekulerisme, dan Liberalisme bertentangan dengan Syari’at Alloh (ISLAM).

3). Pencabutan hak milik pribadi untuk kepentingan umum.

4). Hukuman mati dalam tindak pidana tertentu. Islam mengakui hukuman mati dan memberlakukan dalam jarimah, hudud, qishas dan ta’zir. Negara boleh melaksanakan hukum mati kepada pelaku kejahatan tertentu.

5). Perkawinan beda agama ialah haram dan tidak sah.

6). Kewarisan beda agama. Hukum waris Islam tidak memberikan hal saling mewarisi antar orang-orang yang Berbeda agama.

7). Do’a Bersama. Do’a Bersama yang dilakukan orang Islam dan Non Muslim tidak dikenal dalam Islam dan itu termasuk Bid’ah (yakni tidak ada dalam Islam di ada-adakan oleh manusia). Do’a Bersama dalam bentuk Muslim dan non muslim berdo’a secara serentak ialah hukumnya HARAM.

8). Kriteria Mashlahat.

9). Wanita menjadi Imam Shalat.

10). Perdukunan (Kahanah) dan Peramalan (‘Iraafah) ialah sesat.

11). Hak kekayaan Intelektual.

Maka saudaraku Barangsiapa yang tidak setuju dengan fatwa MUI tersebut akan tidak selamat dalam menempuh agama Alloh (Islam) yang murni sebab agama Islam ialah harus mengikuti perintah Alloh dan Rasulullah serta para Salaful Ummah sebab Rasul Muhammad Shalallahu’ Alaihi wa Sallam bersabda: “ Sebaik-baik petunjuk ialah Kitabullah (Al-Qur’an), serta sebaik-baik petunjuk ialah petunjuk Rasulullah yakni Sunnahnya, dan seburuk-buruk perbuatan dan perkataan ialah yang diada-adakan dan setiap yang diada-adakan ialah Bid’ah dan setiap KeBid’ahan itu sesat serta setiap kesesatan itu ialah tempatnya di dalam Naar (Neraka) ”. (Hadits Riwayat Imam Muslim dengan Isnad Shahih).

Oh Ya saudaraku Muslim! Ada tambahan dari Alloh yakni. “ Jika kamu benar-benar beriman kepada Alloh dan hari Kemudian. Yang Demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya ”. Sekali lagi, kalau benar-benar beriman kepada Alloh dan hari Kemudian. Kalau tidak beriman yah terserah?, mereka boleh merujuk kemana saja misalnya kitab sihir, primbon, darmogandul, apa saja-terserah, tapi ingatlah dosanya anda tanggung sendiri….!!!

Waduh saudaraku MUI sedang mendapat tekanan, mari kita perkuat ukhuwah Islamiyyah, mari kita dukung, serta mari kita do’akan kepada musuh Alloh (Islam) agar mendapat Hidayah Alloh atau kalau tidak bisa kita do’akan supaya mendapat adzhab Alloh yang sangat pedih. Tapi kami belum lupa waktu rame-rame acara goyang di TV, pendukung Goyang Ngebor cukup banyak, serta pengobatan melalui hewan, dzikir berjama’ah dan lain-lain aneh bukan?, apalagi ngotot bahkan fanatik, anehnya pula sekarang mereka-mereka itu juga yang menentang fatwa MUI tersebut, Masya Alloh Ta’ala, Apakah ini jurang kehancuran Islam wahai saudaraku muslim?.

Ya, Alloh ya Rabul ‘Arsy tunjukkanlah yang benar itu benar, berilah kekuatan untuk mengamalkannya (Syari’at Islam), dan tunjukkan yang salah itu salah, berikanlah kekuatan untuk menjauhinya. Amien…..

Diambil dari Buku Aliran dan Paham sesat di Indonesia karya: Al-Ustadz Hartono Ahmad Jaiz (Ketua LPPI) Penerbit: Pustaka Al-Kautsar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar