Sabtu, 07 Maret 2009

Deklarasi Daulah Islam Kaukasus

Tulisan ini diambil oleh Mashuri dari Situs Islam http://tauhid-jihad.blog.friendster.com

Pernyataan Dokka Umarov
Tentang Deklarasi Negara Kaukasus,

1 November 2007



بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu ‘alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kami para mujahidin pergi berperang melawan kuffarin bukan karena mencari dan
menginginkan peperangan, tetapi karena kami mengembalikan syari’at Allah di
tanah kami. Allah berfirman bahwa dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum,
kecuali kaum itu mengubah keadaanya sendiri. Jika agama Allah bisa ditegakkan
di muka bumi dengan metode yang lain, tentu Rosululloh saw. tidak pernah
terlibat dalam 27 peperangan.

Tidak ada kekuatan lain dan
ketetapan kecuali milik Allah, dan di waktu yang sama Allah swt. memerintahkan
kita untuk mempersiapkan kekuatan untuk berperang, semampu yang kita dapat.
“semampu kita“, bukan berarti kita harus memiliki kekuatan sebanding dengan
kekuatan kuffar. Tidak mungkin dalam kondisi sekarang kita menyamai kekuatan
kuffar. Jangan salah dan ingatlah, kemenangan kaum muslimin bukan karena jumlah
pasukan dan kelengkapan persenjataan, tapi kemenangan akan datang karena
‘ketakutan’ kita pada Allah.

Dan ketakutan kepada Allah adalah
jiwa dan tingkah laku kaum muslimin,ketika dia takut melanggar batas-batas apa
yang diperbolehkan dan dilarang oleh Allah swt.. Dan larangan paling penting
terkandung dalam keyakinan (keimanan) itu sendiri : Laa ilaaha illa Allah.
Mengulangi kalimat tersebut mudah dan gampang, tetapi menerapkannya dalam
perbuatan tidak mudah dan tidak gampang, karena masuk surga bukan perkara mudah
dan gampang.

Allah yang Maha Kuasa telah
memperingatkan kita dalam Al-Qur’an bahkan Allah tidak mengampuni
syirik-menyekutukan sesuatu dengan Allah dan Allah mengampuni dosa-dosa lain
jika berkehandak. Kaum muslimin harus takut pada syirik, menjauhi dan menolak
sepanjang hidupnya. Jadi kami, para mujahidin menolak hukum apa pun, peraturan
apa pun dan ketetapan apa pun yang bukan berasal dari Allah. Jihad melawan
kuffar Rusia tidak pernah berhenti, telah berlangsung kembali sejak 16 tahun
lalu di Chechnya, ketika Dokkar Dudayev (semoga Allah merahmatinya) dengan ijin
Allah menjadi pemimpin masyarakat Chechen. Sejak saat itu telah bergantung
dengan tujuh pemimpin. Kami memohon kepada Allah agar merahmati ghazawat
(jihad) mereka dan saudara-saudara yang mendahului kami.

Apapun slogan-slogan politik yang
diumumkan dan kata-kata apa pun yang digunakan untuk menjelaskan slogan-slogan
tersebut, kami tetap berperang melawan kalimat-kalimat kuffar Rusia untuk
berjihad dan mati dalam ridho Allah swt.. Setiap keinginan akan dibalas sesuai
kesungguhannya, Insya Allah.

Dengan ijin Allah, segala puji bagi Allah, menjadi takdir saya untuk memimpin
jihad, Yang Maha Tinggi tahu, saya tidak menginginkannya, tidak mencari
tanggung jawab seperti ini dan tidak pernah berfikir saya akan memikul beban
ini. Akan tetapi, karena telah menjadi takdir saya, saya akan memimpin jihad
dan mengorganisasinya sesui pemahaman yang diberikan Allah Yang Maha Tinggi
kepada saya.

Saya mengumumkan kepada seluruh kaum muslimin bahwa saya berperang melawan kaum
kuffar di bawah panji “ Laa ilaaha illallah”. Itu berarti, sebagai Amir
mujahidin di Kaukasus saya menolak segala sesuatu yang berhubungan dengan
thaghut. Saya menolak seluruh hukum kuffar yang ditegakkan di muka bumi. Saya
menolak seluruh hukum dan sistem yang ditegakkan kaum kuffar di tanah Kaukasus.
Saya menolak dan menyatakan tidak berlindung di bawah nama dan istilah yang
digunakan kuffarin untuk membagi-bagi dan memecah belah kaum muslimin. Saya
menyatakan tidak berlindung di bawah suku, wilayah dan daerah yang mengusung
nama “North Caucasian Republics”, “Trans Caucasian Republik.” dan yang serupa
dengan nama-nama tersebut. Setiap jengkal tanah di Kaukasus, dimana para
mujahidin yang membai’at saya berjihad, saya menyatakannya sebagai wilayah
Daulah Kaukasus ; (yaitu) wilayah

Dagestan

,wilayah
Nokhchiycho (bekas

Chechnya

),
wilayah Ghalghaycho (bekas Ingushetia), wilayah Iriston (bekas Ossetia Utara).
Wilayah

padang

Nogay (meliputi
bagian utara Checnya,

Dagestan

dan distrik

Stavropol

),
wilayah Kabarda, Bulkar dan Karachay.

Saya berpikir tidak perlu menggambarkan garis batas Daulah Kaukasus. Pertama,
karena Kaukasus masih diduduki oleh kuffar dan murtadin dan ini Darul Harbi,
wilayah perang dan tugas paling mendesak kami adalah menjadikan Kaukasus
menjadi Darus Salam, menerapkan syari’ah di dalamnya dan mengusir seluruh
kuffarin. Kedua, setelah menmgusir kaum kuffar kami harus merebut kembali
tanah-tanah bersejarah kaum muslimin dan garis-garis batas bisa berada jauh
dari tapal batas Kausasus yang ada sekarang.

Saya merasa keberatan pada semua kaum munafik yang berpendidikan maupun yang
tidak berpendidikan yang mengklaim bahwa kami mendirikan negara yang abstrak,
negara khayalan. Saya lebih suka mengatakan, Insya Allah, Daulah Kaukasus
adalah bentuk negara yang lebih nyata dari pada zona-zona buatan kolonial yang
ada sekarang. Kami akan, datang teliti dan metodis, memperkenalkan tahap demi
setahap dan memaksakan perintah syari’at di tanah kami. Penerapan syari’ah
meninggikan kalimat Allah dan merupakan esensi jihad.

Bagi mereka yang duduk-duduk santai dan menghindari jihad, memiliki alasan yang
berbeda-beda salah satunya, dengan istilah demokratis yang kami tinggalkan
dengan sempurna (istilah tersebut) dan kami anggap tidak penting karena kesalah
pahaman. Kami menolak nama dan gelar (dari istilah demokrasi). Sudah waktunya
untuk memberi batasan pada perhatian, perkataan dan perbuatan kami. Di Hari
Pembalasan nanti, ketika kami berdiri di hadapan sang khaliq, saya tidak ingin
dicela karena banyak hal yang dilihat yang bisa dicela, saya takut siksa Allah.
Jadi saya sekali lagi mengingatkan di bawah panji apa seharusnya kita pergi
berjihad. Kami pergi berjihad untuk menegakkan syari’ah Allah. Jadi kami akan
berjuang untuk mencari Ridho-Nya dan balasan dari Allah yang kami inginkan.

Saya tidak mengatakan hal tersebut sebelumnya dan saya mengulanginya lagi. Kami
dalam kondisi sebagai-bagian Ummat Islam yang tidak dapat dipisahkan. Saya
merasa sedih melihat ada kaum muslimin yang menyatakan bahwa musuh mereka hanya
kuffar yang menyerang mereka secara langsung. Sementara di waktu yang sama
mereka mencari bantuan dan simpati dari kuffarin yang lain, melupakan bahwa
seluruh kuffarin itu adalah satu kesatuan negara. Hari ini di

Afghanistan

,

Irak

,

Somalia

dan Palestina saudara-saudara kita sedang berperang. Siapa saja yang menyerang
kaum muslimin di mana pun maka mereka itu musuh kita, musuh kita bersama. Musuh
kami bukan hanya Rusia saja, tetapi juga Amerika,

Inggris

,

Israel

dan siapa pun yang
berperang melawan Islam dan kaum Muslimin. Dan mereka itu musuh utama kita
karena mereka itu musuh Allah. Sekali lagi saya mencela kaum munafik dan muslim
yang lemah yang memposisikan diri seperti itu, tidak seperti muslim yang teguh.
Argumen ganjil seperti itu meliputi kebijakan bodoh yang membuat setting
seolah-olah seluruh dunia melawan kita sendiri. Subhanallah ! Jika saja seluruh
kuffarin dan murtadin itu tidak memerangi kaum muslimin. Dengan mendapat
kehormatan untuk mengambil kebijakan saya lebih suka untuk mengatakan kepada
seluruh lawan-lawan saya; Senyata-nyatanya dan sebijak-bijaknya sebuah
kebijakan adalah yang didasarkan pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan
sebodoh-bodohnya kebijakan adalah yang didasarkan pada harapan kosong dan
khayalan yang tidak dapat di pahami serta ketakutan pada kekuatan (lawan) yang
terlihat.

Saya memperingatkan para mujahidin agar berperang untuk mencari Ridho Allah dan
juga menekan (agar kaum muslimin berjihad) dan menghina (mereka yang
meninggalkan jihad). Sebagai Amir Mujahidin di Kaukasus saya adalah
satu-satunya kekuatan yang sah di seluruh wilayah dimana mujahidin memberikan
sumpah setia kepada saya sebagai pemimpin jihad.


Setiap muslim memiliki kewajiban untuk membantu mujahidin dengan cara apapun
yang mereka bisa, dan saya memperingatkan : kuffarin dan murtadin lokal dari
kalangan kaki tangan musuh adalah sasaran umtuk dibersihkan dan bukan penguasa
yang harus ditaati.


Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Amir Daulah Kaukasus

Dokka Umarov

Amir Dokku umarov beserta para pengawal.

9113_1

Foto dokku umarov (president CRI) dan sebelah kanan Shamil Basayev rohimahulloh.

Pic6_1

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar